Wednesday, December 02, 2009

this is my final paper, which is doing just 4 month from juli-november

ini adalah skripsi gue, berhubung rasanya opsi barrier jarang sekali ada di internet, siapa tau ini bisa membantu orang2 untuk mengenal dan mengembangkan opsi, maupun metodenya


BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Bukan sesuatu yang baru lagi bila mendengar kata “SAHAM”. Saham adalah suatu instrumen keuangan yang menjanjikan pengembalian yang lebih besar daripada yang diberikan bank. Kepemilikan akan saham pada zaman ini bukan lagi hanya sebuah pilihan namun lebih pada keharusan, terlebih bagi mereka yang memang ingin mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Bermain saham saat ini juga sudah menjadi profesi, yaitu para broker. Sudah tidak asing lagi, saat ini para perusahaan maupun pribadi banyak yang melakukan perdagangan saham di bursa, misalnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pergerakan harga saham sangatlah dipengaruhi oleh keadaan politik, ekonomi, dan keamanan suatu negara. Harga saham bisa turun sangat drastis bila terjadi krisis atau masalah lain, misalnya adanya pemboman, seperti peristiwa 9 september di WTC USA. Jadi kepemilikan saham memberikan risiko yang besar terhadap uang yang dimiliki. Untuk itulah, sudah seharusnya para investor bisa berbahagia, karena ada cara atau instrumen lain yang bisa membantu pemiliknya tidak mendapatkan kerugian yang besar, dan juga bisa memberikan keuntungan yang besar. Inilah yang disebut dengan “OPSI”, yaitu suatu instrumen keuangan yang dapat digunakan untuk melindungi aset. Opsi memberikan hak, tapi bukan kewajiban, untuk membeli atau menjual saham tertentu pada masa yang akan datang dalam harga yang belum ditentukan.

Perkembangan opsi telah menambah pemikiran tentang nilai atau harga opsi tersebut. Sampai saat ini perkembangan itu semakin pesat, berikut dengan jenis opsi yang ditawarkan juga semakin beragam, sehingga pemilik saham bisa memilih sendiri jenis opsi yang akan dipakai. Jika tidak bisa melakukannya sendiri, mungkin karena kurang mengerti, bisa meminta bantuan agen atau sering disebut “broker”. Contoh-contoh opsi yang ditawarkan di pasar antara lain; American Option, European Option, Exotic Option, Asian Option. Tiap-tiap jenis opsi memiliki kelebihan dan kelemahannya sendiri.

Opsi barrier adalah salah satu jenis opsi eksotik yang bersifat ‘path dependent’ yaitu nilainya tergantung pada pergerakan harga saham sampai dengan waktu jatuh tempo. Opsi barrier menarik bagi investor yang ingin melindungi aset yang dimilikinya karena harganya lebih murah dibandingkan opsi plain vanilla.

1.2 Rumusan masalah

Skripsi ini bertujuan untuk mengenal jenis-jenis opsi barrier. Dalam skripsi ini juga akan dibahas tiga metode untuk valuasi opsi barrier, secara numerik – menggunakan simulasi Monte Carlo dan metode Binomial dan secara analitik – menggunakan model Black-Scholes. Simulasi untuk valuasi opsi barrier dikerjakan dengan menggunakan software MATLAB. Pokok pembahasan dalam skripsi ini:

- Mengenal jenis-jenis opsi barrier

- Mengenal beberapa metode untuk valuasi opsi barrier

- Menguji performansi dari metode binomial dan simulasi Monte Carlo dengan cara membandingkan nilai opsi yang diperoleh dari metode kedua metode tersebut dengan nilai opsi yang diperoleh dari model Black-Scholes.

1.3 Batasan Masalah

Beberapa batasan masalah pada skripsi ini adalah:

- Aset yang digunakan adalah dalam bentuk saham yang tidak memberikan dividen

- Opsi barrier yang dipilih pada pembahasan skripsi ini merupakan opsi jenis Eropa

- Pergerakan dari harga saham mengikuti proses Gerak Brown Geometrik

- Opsi barrier yang akan dihitung adalah jenis opsi knock-out

1.4 Tujuan Penulisan

Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengenal jenis-jenis opsi barrier dan mengenal serta menerapkan beberapa metode yang dapat digunakan untuk valuasi opsi barrier.

1.5 Sistematika Penulisan

Pembahasan makalah ini meliputi 5 bab, yaitu:

Bab 1 Pendahuluan

Bab 1 merupakan pendahuluan dari skripsi ini, berisi latar belakang dan rumusan masalah, batasan masalah, tujuan penulisan dan sistematika penulisan

Bab 2 Landasan Teori

Bab 2 menjelaskan tentang definisi opsi dan beberapa istilah yang digunakan dalam menghitung nilai opsi. Selain itu juga dibahas teori-teori yang mendukung pergerakan harga saham, seperti random walk, gerak Brown, proses Ito, model Black-Scholes.

Bab 3 Opsi Barrier

Bab 3 membahas tentang jenis-jenis opsi barrier, serta metode binomial, simulasi Monte Carlo, dan model Black-Scholes yang digunakan dalam menentukan nilai opsi barrier tersebut.

Bab 4 Valuasi Opsi Barrier

Bab 4 membahas studi simulasi sebagai aplikasi dari ketiga metode yang digunakan untuk menentukan nilai opsi barrier.

Bab 5 Kesimpulan dan Saran

Berisi kesimpulan dan saran tentang beberapa masalah yang dapat dipilih sebagai topik penelitian lanjutan.

Friday, June 05, 2009

why? and WHY

Ntah kenapa, belakangan ini aku merasa seperti aku kehilangan diri aku yang dulu, kerajinan yang aku miliki jadi hilang ntah kemana, rasa percaya diri, faith, hope, n others,. Banyak hal yang tadinya aku rindukan, yang ada aku malah kehilangan harapan untuk itu, kesal rasanya sama diri sendiri, mungkin inilah yang orang katakan ttg stress, orang bisa aja stress kalo ga melakukan apa2, melakukan sesuatu yang biasanya dia lakukan. Banyak hal telah berubah dari aku. Aku barusan mendengar kata2 “tak akan ada iman tanpa adanya pengharapan” “tak akan ada cinta tanpa adanya kasih”. Sekarang aku malah merasa dalam masa2 yang terombang ambing, ga terlalu banyak memikirkan masa depan, ntah apakah ini yang disebut dengan Comfort zone. Mungkin, tapi bagi aku she kaga, karena justru aku merasa aku sadar akan keadaanku, aku tau aku sedang dalam situasi yang sangat aneh, aku sadar sesuatu kehampaan sedang terjadi dalam diriku. Tak punya harapan, kalo ga punya harapan, brarti hidup ga akan bisa dijalani. Itulah yang aku rasakan, sering aku berjanji dalam diri aku untuk aku berubah, tapi kembali saat itu ga akan lama. Aku sedih dengan keadaanku. Waktu aku sedang dalam suasana ga mau terima telepon dari orang, seminggu yang lalu, itu karena aku merasa hampa sama diriku, ga mau dikasihani, ingin menyelesaikan sendiri masalah aku, ingin mandiri saat aku harus menjalani sendiri dengan keadaanku yang lagi ga baik. Bisa dikatakan, I try to be myself, but I don’t found it. Aku sangat sedih, sekaligus bingung kenapa aku memutuskan untuk tidak mau menerima telepon, sms, atau apapun media komunikasi yang mungkin bisa dicapai. Aku sedang mengalami masa2 krisis percaya diri, krisis iman, pada saat itu aku memaksa supaya aku dapat jawaban atas pertanyaanku, aku marah, aku benci, aku furstrasi dan benci diri aku. No destination..saat itu aku emang bener2 lagi menyendiri, lagi mencari jawaban ttg siapa diriku, apa yang aku punya sehingga aku mendapat hal seperti ini, kenapa , kenapa, kenapa..dan kenapa selalu ada kata kenapa itu? Seberapapun aku mencoba, tapi ga bisa, ga menemukan apa yang aku cari, yang ada aku semakin terpuruk dalam keadaanku, terpuruk dalam situasi yang aku ciptakan sendiri, terpuruk dalam keadaan dimana aku kehilangan diri aku,seakan aku memiliki banyak kepribadian, aku membenci tanpa alasan, aku menuntut, tanpa tau apa yang aku tuntut, mencari sesuatu yang hampa. Ya tuhan ntah kenapa aku bisa seperti ini. Kata yang seharusnya tidak kukeluarkan, malah keluar, diatas semua kekecewaan yang aku alami, membuat aku tidak sadarkan diri, membuat aku kehilangan diri aku, hampa tanpa isi. Sampai saat ini, keadaanku belum pulih, sampai saat ini aku masih mencari jawaban itu, jawaban yang sudah sekian tahun aku tanyakan, dan saat kemaren2 mungkin adalah puncak dari jawaban yang belum muncul, jawaban yang aku harapkan bukan jawaban “ya” atau “tidak”, tapi jawaban atas kata Tanya “kenapa??” somebody has to save me!!! Kenapa harus orang, hanya kamu yang bisa mencari jawaban itu, jawaban atas pertanyaan kamu, ga sama dengan jawaban akan pertanyaanku, sekalipun kita menanyakan hal yang persis sama. Itulah yang temenku bilang sama aku. Ya aku harus mencarinya sampai kapanpu, kalau tidak aku akan jadi orang yang “hilang”


Sunday, May 24, 2009

kangen Kampung

Mey, 8TH,2009
Ini adalah kali pertama rasanya gue benar2 menikmati lagu2 batak. Selama ini aku selalu merasa lagu batak itu kebanyakan ngeluh…yup..saat ini aku menikmati lagu “arga do bona ni pinasa” aku ga tau apa artinya, yang pasti ini sebuah perumpamaan. Maybe I should find in out..lagunya itu benar2 sedih, ngangenin, bikin aku makin kangen sama kampung halamanku, kangen sama masa2 mangula di kampung, kini rasanya aku sudah tidak sabar untuk menikmati kembali udara segar di kampung aku. Ingin rasanya mengajak semua temen2 menjalani kampong aku karena sekalipun ga ada apa2 di desaku, tapi aku senang dengan pemandangan depan rumahku, kala ku bangun, terus keluar rumah, duduk diteras, aku bisa memandang gunung tertinggi di Habinsaran(Salah satu kecamatan di desaku) dari depan rumahku, udara pagi yang sungguh selalu ngangenin, dinginnya udara buat lapar terus, dinginnya air, buat mandi hanya sekali sehari, buah2an yang banyak, sayuran ga harus beli, rempah2 yang bisa minta atau ngambil dari kebun sendiri. Teringan kembali saat keladang, diladangku sangan menabjubkan, pemandangan yang ga kalah bagusnya juga dapat aku nikmati, rasanya desaku dikelilingi oleh gunung, yang membuat penghuninya ga bisa keluar dari desaku. Diladangku, ibarat seperti di puncak, ada gubuk kecil, yang disebelahnya ada bak, jadi bisa buat mandi, ladangku lebih indah rasanya dari rumahku, disana banyak makanan, sayuran, durian, mangga, jambu, terong belanda, dan macam2 lagi. Aku selalu merindukan untuk selalu berada disana. Satu lagi yang aku rindukan di ladangku adalah, kala kami akan istrahat, biasanya ngopi ditambah dengan masak Gadong (Ubi), wah ubi dikampung aku lezat banget rasanya , tidak ada yang bisa menandinginya, abis manggadong (makan ubi), biasanya cerita2 lalu tidur barang setengah jam, abis tuh, pasti segar dan semangat lagi bekerja. Tuhan aku kangen sekali sama kampung halamanku, aku berharap suatu hari nanti aku bisa kembali kesana dan membangun nya. Aku berharap aku bisa memajukan kampung halamanku mungkin dengan mendirikan sesuatu.

Thursday, April 30, 2009


27 April 2009:
Hari2 yang sulit dan sedih. Sedeh kalo mikirin andrea udah mau balik ke negaranya,..gue kayaknya ga punya temen lagi deh yang bisa ngerti, baik dan menyenangkan kyk andrea..hmmm cengeng deh. Hari jumat gue nemanin dia makan siang, cari2 barang2 , abis tu makan malam, seharian aku habiskan bersama dia,
sabtu juga dinner bareng sama dia dan temen2nya, yang udah jd temen gue juga. indah banget rasanya karena dia mengenalkan aku dengan temen2nya juga.
hari minggu gue ngajakin dia ikut main basket jam 6 pagi sama temen2 nav dan she really enjoy the game, that she told me. Tapi gue harus buru2 pulang karena harus gereja, jadi andrea mandi di kosanku dan brangkat bareng ke gereja..so nice story,..when we spend our time together, she introduce me to her friends that mostly they come from over the sea..
Dan malam ini, secara ga sengaja gue ketemu dia, karena hari ini ada acara syukuran buat rini, jadi gue ngajakin andrea juga, ketemulah sama mas roni yang selalu ngegaring dan lucu..dan senang she ngeliat mereka, kebetulan mereka berdua talking2 and I just heard and translate if mas toni or andrea cant talk ini bahasa or English, cos andrea can understanding bahasa, but just little so she just trying to speak in bahasa. And we just learn like take and give. I like her figure. malam ini bakal jadi kenangan yang sangat manis bersama andrea..im gonna miss her, abd always..hopefully we can meet next time, that’s my gold. I really want, onetime I can go with her maybe abroad or hope we can meet again, not in Indonesia, probably

Sunday, March 22, 2009

grandmoth'r was die

Tanggal 11 maret 2009. Adalah hari OPPUNG kami meninggal. Ada satu pengalaman yang sungguh membuat aku sangat terharu, yaitu kuasa doa. Disaat rasanya penantian supaya penderitaan oppung aku segera disudahi, dan semua orang juga sudah menginginkan hal yang sama, karena kasian oppung, yang harus menderita sangat berat, ga bisa gerak, hanya ditempat tidur doank, disamping juga udah cukup merepotkan. Doa supaya tuhan kasih yang terbaik buat oppung udah sering aku dan keluargaku lakukan, namun masih saja lama. Disampng itu juga, hampir setiap malam oppung datang ke mimpi aku. Berapa kali mimpi itu cukup mengganggu aku, karena ada mimpi yang cukup menyeramkan. Yah aku tau jawaban doa emang ga kilat. Tapi hal yang bagiku sangat mengharukan adalah, dua minggu sebelum kematian oppung, aku minta mas Viktor dan mas Putu doakan oppung, dengan aku telah menceritakan ttg oppung, dan setelah itu juga, dua minggu aku sungguh2 mendoakan oppung(tiap hari), karena sebelumnya agak2 macet. Dan hari itu tepatnya tanggal 11, aku bangun jam 6 pagi, kemudian aku melakukan aktivitas ke kamar mandi. Setelah itu mengambil waktu bersama TUHAN seperti yang biasa aku lakukan, baca ayat yang telah aku jadwalkan, yaitu dari MATIUS, kemudian buat daftar doa yang sangat panjang, dan aku berdoa. Orang yang terakhir aku doakan adalah OPPUNG aku, aku sungguh2 berdoa semoga tuhan kasih jalan yang terbaik buat oppung. Dan aku selesai SATE jam 7.30. Kemudian aku beberes kamar, sambil ngepel, ada sms, tapi tak kuhiraukan sampai aku selese ngepel dan ngerendam baju. Setelah aku buka sms, DUPP…kaget....OPPUNG UDAH MENINGGAL. Sedih dan haru, perasaan yang tak terlukiskan dengan airmata aku sungguh sujud dikamar, aku langsung berdoa sembari takjub akan kekuasaan TUHAN yang sungguh2 telah mendengar doa umatnya. aku dikasih tau kalo oppung meninggal jam 7.30, itu tepat setelah aku selesai mendoakan oppung. OMG..aku makin haru dan makin percaya kalo tuhan itu bener2 berkuasa dan berkehendak pada umatnya. Aku tau ini bukan keegoisan sendiri, bukan hanya karena doaku juga. Tapi aku bangga pada diriku, aku mendoakan oppung di hari terkahirnya bernafas di bumi ini.

Pikiranku langsung melayang ke kampung, yup aku tau situasinya pasti lagi kacau. Kacau bukan berarti ribut. Tapi emang karena kondisi keuangan keluarga juga ga mendukung segera aku sms Kak betty minta dukungan doa untuk keadaan ini, biar sungguh Tuhan yang menyertai keluargaku dan juga acaranya. Aku kasian ama kedua orang tuaku, papa adalah anak(laki2) satu2nya oppung yang masih hidup, otomatis tanggung jawab paling besar di pegang sama keluarga. Yang terpikirkan oleh ku saat itu adalah mendoakan kak Lylis, Kak Nora, B’Hardi, K’destu, dan B’sabar bisa pulang ke kampung dan aku terus mendoakan dan beriman buat itu, sampai aku nekat ngasih no telp nya kak destu ke kak Nora. Dan aku juga minta tolong kak destu bantuin dia. Mungkin itu akan sangat membantu. Sedih seh, sangat sedih karena aku akan selalu mendapati diriku ga bisa dalam posisi itu. Aku sadar dan bener2 sadar, berusaha memaklumi keadaan. Yah karena aku tau aku ga akan bisa pulang, karena aku masih anak kuliahan, yang belum bisa ngapa2in. Aku sedih karena mendapati diriku, di usiaku yang segini, aku belum juga bisa menghidupi dan bertanggungjawab untuk diriku. Kembali aku merenung, dulu juga aku ga bisa pulang waktu nikahannya abang aku, tapi disitu kesedihanku ga seperti sekarang. Membayangkan oppung aku dikelilingi oleh cucu2nya dan semua keluarga, membayangkan yang baru terpikirkan oleh aku, bahwa aku adalah cucu termudanya oppung, membayangkan kuburan oppung doli dan bapatua akan dipindahkan, membayangkan mama yang pasti akan sibuk, membayangkan papa yang mungkin sangat terbeban dan cape pikiran. Oh Tuhan, aku ga tau apakah ketakutan ini berarti dan bayangan ini sangat menyiksa aku, membayangkan aku sendirian disini, try to pretend that im with them and attend the ceremony. Aku hanya berharap semuanya akan sesuai harapan.

Kembali lagi aku menyalahkan diri sendiri, yang ga seharusnya demikian, aku bisa sangat bahagia saat tau kk dan abang aku pada bisa pulang, im really happy for that. But I can’t lie to myself, im truly sad. Ujian yang sedang aku jalani sungguh tidak membuat aku stop untuk merenung. Sampai2 aku minta temen2ku tinggal dan nginap dikosan, supaya aku ga merenung terus bahkan sampai sekarang mereka rela nemanin aku. Ajaibnya aku bahkan bisa melupakan rasa sakit yang seperti biasa, dan yang semakin membuat aku muak dan muntah, hanya karena merenung ini. Ngebayangin lagi saat ini, gimana suasana di kampung, mencoba untuk mencari kebahagiaanku, ntah dengan apapun kembali mencoba menbayangkan aku ada disana dengan segudang kesibukan itu, walau terkadang air mata tanpa sadar menetes saat kesendirian dan kesedihanku, bagaimanapun temen2ku menghibur, tapi bayangan itu selalu datang. Bukan maksud untuk menyalahkan keluargaku, aku hanya kasian sama diri aku sendiri. Yah seperti yang aku katakan tadi, ini karena aku, di usiaku ini, belum bisa menikmati jerih payah hidupku. Gue emang bener2 melankolik yang selalu memikirkan kesempurnaan. Agak sedih juga ketika bokap bilang “ya udalah anak sekolahan ga usah pulang” yah meskipun aku udah tau, dan sadar banget aku ga akan pulang, dan aku juga ga menuntut untuk pulang, tapi aku ga suka caranya mengatakan itu karena jauh sebelumnya aku sudah siap untuk ga pulang, terlalu cengeng yah aku!
Harapanku saat ini, semoga keluargaku bisa bersatu dalam upacara pemakaman oppung. Tidak ada pertengkaran, semuanya keluarga saling mendukung tidak ada keegoisan, terlebih masalah duit.
Berharap juga kk dan abang2 aku bisa saling memperbaiki diri, terutama sekarang mereka semua akan ngumpul, aku harap pembicaraan dalam keluarga ada, tak ada lagi perselisihan diantara kk dan abang aku. Aku berdoa semoga semua yang aku harapkan terwujudkan, semua yang aku doakan selama ini. Aku tau kepulangan mereka akan sangat berarti buat orang tua. Akan sangat berarti juga untuk bisa saling mengungkapkan perasaan di antara keluargaku dan menyelesaikan masalah miss communication.

Buat Oppung..makasih oppung, karena berkat oppung, aku sungguh2 semakin percaya akan kuasa doa, makasih juga buat pelajaran yang oppung kasih selama kita masih bersama. Aku cukup bersyukur karena terkahir kita ngobrol, waktu oppung sakit, oppung masih kenal suaraku, dan oppung juga mendoakan aku. Makasih banyak oppung, dulu waktu kecil aku selallu dirawat oppung, dikasih jajan, di urut kalo sakit, kalo sakit oppung yang selalu merawat. Jasa oppung emang besar. Makasih banyak oppung atas pelajaran hidup ini. Oppung udah buat aku semakin dewasa untuk mencari kebahagiaanku.

Saturday, March 14, 2009

Bandung 7 Feb 2009

Untuk menjadi seorang manusia yang baik, dan memiliki konsep diri yang teguh bukanlah sesuatu yang gampang. Dengan begitu banyak kejadian yang aku alami dalam hidupku, belakangan aku makin menyadari, untuk menjadi seseorang, kita hanya butuh ‘percaya akan kedaulatan Tuhan’ dan ‘be honest to ourself’. Selama ini, aku hanyalah manusia pengecut, yang ga punya keberanian untuk menghadapi kenyataan. Betapa munafiknya seorang MIDA.
Bulan January adalah bulan yang sangat berat buat aku, ya itu karena aku mengatakan begitu. Memang berat, tapi aku bisa melewati. Betapa banyak yang aku peroleh, banyak pelajaran berharga yang aku rasakan, suka dan duka, aku dapat dari setiap masalahku. Aku belajar juga mencintai dan mengasihi orang lain.
1. Bulan January, selalu jadi bulan yang berat. Katanya time to make a resolution, tapi sampai di umurku yang segini, aku ga sanggup melakukannya. Karena aku udah hopeless, karena aku ga percaya diri lagi. Tapi kemudian aku sadar. Disaat aku pengen sendirian untuk menginstropeksi diri, ttg apa yang salah dari aku, kenapa aku selalu kena masalah. Tuhan punya rencana lain buat aku, Dia tidak membiarkan aku sendirian, justru ditengah masalah itu, aku diberkati oleh kehadiran temanku di kosan, kehadiranya bukan hanya menambah pengalaman, pelajaran ttg skripsi, kuliah. Tapi pelajarannya, bahwa ternyata aku bukan orang yang hidup dengan sia2, bahkan ditengah masalah yang aku hadapi, aku bisa memberikan kasih terhadap temen aku. Bagaimana kami sama2 berjuang buat nyelesaiin skripsinya dia. Yah itu suatu berkat yang sangat besar bagi aku. Aku jadi merasa aku berharga, tuhan selalu punya cara untuk membuat umatnya berharga.

2. Pada saat aku menyadari bahwa hidup memang susah, tapi gampang jika kita menjadi orang yang tulus dan jujur pada diri sendiri. Aku belajar, dari kegagalanku memperoleh nilai yang bagus, yup nilai bukanlah sebuah kiamat. Dulu aku menganggap nilai adalah akhir dari segalannya. Tanpa sadar, ternyata selama ini aku mengandalkan pikiranku sendiri, yah aku bener2 nyadar itu. Tapi sekarang aku belajar, bagaimana bersyukur, biarlah aku melakukan apapun dalam hidupku untuk KEMULIAANYA saja. Aku ga butuh untuk diri aku, atau ttg tanggungjawab kepada orangtua, dan keluarga, tapi biarlah semuanya untuk Tuhan, karena aku adalah anakNya, aku hanya harus percaya sama Dia, maka Dia akan selalu bukakan jalan itu. Itulah yang aku alami saat ini, belajar berserah dan meyakini sesuatu. Dan ternyata pada saat aku melakukan itu, semuanya terasa gampang, bahkan hatiku diliputi sukacita.

3. Saat aku ga punya uang sama sekali, bagaimana rasanya ga makan atau makan Cuma sekali sehari. Itu juga bukan dengan Nasi, tapi mungkin roti atau cemilan, ga bisa beli ini, itu, hanya ngiler liat orang. Tapi ternyata Tuhan beri aku kekuatan, pelajaran baru, bahwa hidup itu ga hanya untuk makan. Ga hanya untuk uang. Pada saat aku sadar, ditengah aku ga punya apa2, bagaimana aku mempertaruhkan hidup, dan menyerahkan semua uang yang aku punya untuk persembahan. Aku hanya berpikir tuhan pasti akan beri jalan, duit yang aku pegang sekarang ga seberapa, dan ga akan sanggup menghidupi aku untuk sehari, tapi ditengah ketidakpunyaan itu, aku belajar ‘berserah dan percaya’. Yah kembali Tuhan kasih aku jalan. Ada aja orang2 disekeliling aku yang baik hati, kasih makanan, sekalipun aku ga pernah cerita sama orang ttg masalahku, karena aku emang ga mau dikasihani, sekalipun aku malu, tapi mungkin ini adalah jalan Tuhan, dan yah buktinya aku masih hidup sampai sekarang, aku ga sekarat, dan aku sehat. Bukan hal yang gampang mungkin bagi orang lain untuk menjalani hidup yang kuhidupi, karena bagiku semua itu ga gampang. Tapi aku sadar inilah cara tuhan mengajar aku, mungkin ini adalah awal dari kesuksesanku. Untuk jadi seorang yang sukses, ga gampang, butuh perjuangan dari titik 0, dengan begitu kita akan jadi menusia yang real.

Pelajaran2 ini menjadikan aku menjadi manusia yang sadar dan semakin dewasa dan merasa berharga. Mungkin inilah yang Tuhan bilang ‘engkau berharga dimataku, engkau adalah biji mataku’. Aku bukan anak kecil lagi yang kerjaannya mengeluh dan mengeluh, bersungut2. Tapi aku harus menciptakan karakter dan watak sbg anak tuhan yang bener dalam diri aku, dengan begitu aku akan menjadi anak Kesayangan Tuhan. Aku sungguh bersyukur buat semua pelajaran hidup yang tuhan berikan. Ga seorangpun bisa mengambil sukacitaku. Dan pasti kebahagiaan selalu menyertaiku juga keluargaku.
Note: thx buat temen2 yang menjadikan aku semakin merasa berguna, memberikan kasih sayang untuk aku. Yang terbesar buat Tuhan.
Special thanks to:
- My lovely brother, B’moan(buat doa dan udah pinjamin buku negeri bahagianya sekalipun belum baca), Ori(buat selalu jadi penyemangatku untuk melayani), Wulan(yang selalu doain aku dan jadi temen yang baik buat aku, luv u gal), Lona(buat pinjaman duitnya),Esro(buat ngingatin aku, bahwa semua hal pasti ada sisi bahagianya), B’janner(buat sharing pengalamnnya yang membuat aku ga merasa org paling malang), B’Benny(buat sharingnya juga di PD), B’Dedy,K’tina, K’joy(buat ‘air mata’ penting). M’Victor, M’Putu. dll

nothing to worry about

Jumat, 27-februari/2009
Kesulitan demi kesulitan rasanya berhasil aku lalui, dan dengan pengalaman lain2nya yang membuat aku semakin matang. Termasuk dalam hal berserah pada yang empunya aku. Kuliahku semester ini memang melelahkan, tapi sekaligus menyenangkan, karena aku di ajar untuk bisa mandiri, aku bisa belajar benar2 dan memiliki tanggung jawab yang besar. Kurang tidur pun rasanya sangat terbayar, dan tak terasa setengah semester aku berada di semester ini, ini mengajarkan ku banyak hal, termasuk aku mengambil kuliah di FISIP. Kami bisa ngambil kemanapun kami mau yang penting mata kuliah prasyarat sudah di penuhi. Kuliah di FISIP adalah hal yang baru bagi aku, rasanya seru jadi anak FISIP, karena mereka tidak perlu seperti kami. Bisa di bilang kuliah di FISIP hanya terima jadi. Dalam artian, mereka udah punya teori dan tinggal membaca dan menghapal, sedangkan kami, kalimat atau rumus sebaris aja sudah harus di pikirkan dapatnya dari mana, dan pastinya banyak pertanyaan. Dosenku bilang orang matematika adalah orang yang termalas di dunia, makanya di ciptakan rumus2 yang bisa bikin mudah, contohnya saja rumus Phytagoras, untuk menghitung segitiga. Tapi dalam perkuliahan ini, rasanya itu terlalu menghina, justru disini kami dituntut untuk bisa berpikir kritis dan mengetahui darimana tuh rumus datangnya.

Yang beda juga menurut aku di FISIP adalah, pada saat kita presentasi, rasanya presentasinya ga bernada, ga berbunga dan ga punya pengalaman. Rasanya kita hanya ngomong tanpa ada yang mendengarkan, dan pertanyaannya juga tidak menantang, karena semuanya sudah ada dalam teori. Aneh sih rasanya aku membandingkan, tapi bagi aku ini adalah suatu keistimewaan aku kuliah di matematik. Ternyata banyak hal yang membuatnya istimewa, termasuk pada saat presentasi. Saat presentasi tugas atau makalah, pertanyaanya sangat menantang, dan kita harus bisa menggali banyak hal hanya dari satu kata atau rumus, dan pertanyaanya juga sangat bermacam2 belum lagi interpretasinya. Yah ini adalah suatu kebahagiaan buat aku. Jurusan yang aku ambil mengajarkanku banyak hal tentang tampil di depan, gimana kalo presentasi, tampilannya gimana, dan betapa pentingnya kerja tim.

Satu pengalaman yang sangat menarik bagi aku adalah, seminggu ini, dari hari senen tgl 23-26 tiap hari saya harus presentasi, yaitu 3 kali di jurusanku, dan sekali di FISIP. Yang di FISIP kelompok dan satu yang matematik juga kelompok. Sebenarnya bagi aku kerja kelompok bukanlah Sesuatu yang terlalu menyenangkan, karena biasanya ujung2nya hanya kerja sendiri atau berdua. Aku bagikan pengalamanku di FISIP dulu:
Presentasi hari kamis tanggal 26 Feb/09.
Karena hari sebelumnya aku hanya menyiapkan slide yang ternyata sia2 karena kebetulan ruangan yang di FISIP tidak ada computer ataupun LCD, jadilah harus presentasi pakai OHP, udah ketinggalan banget rasanya, karena masih banyak duit yang harus di kuras untuk mengopi setiap slidenya. Tapi bukan itu yang terpenting.
Hari rabu setelah aku juga habis presentasi, jam 10 pagi, aku PA ke Bawah. dan temanku Intan udah di kosan, karena aku satu kelompok sama dia malam itu nginap di kosanku. Setelah aku selesai PA kami tidur, karena malam sebelumnya aku Cuma tidur 2 jam. Tidur siang 2 jam rasanya sangat cukup. Kamudian jam 3 pekerjaan, kami mulai, mulai dengan membuat laporan /makalah, sampai jam 7 belum juga selesai, karena banyak yang harus di buat. Kebetulan hari ini aku dan temen2 Nav ketemuan, aku, Mas dimos, adi, mas putu, elsa, Martha dan sio, untuk mengenalkan nav ke temen kita yang datang dari Australia untuk pertukaran pelajar di UNPAR. Kami janjian jam 7, tapi aku datang jam 8, dan langsung ngobrol2 sekaligus makan. Dan jam 9 aku sama intan pamit pulang dengan alasan ngerjain tugas,karena aku ngajak dia, lumayan buat kendaraanya. Hhee. 15 menit kemudia kami udah sampai di kosan dan langsung melanjutkan buat laporan. Intan bilang kita ngerjainnya sampai stgh 2 aja ya paling lama, tapi aku Cuma bilang ‘se selesainya aja tan’ namun ternyata ga juga selesai sampai jam segitu, karena banyak data yang harus di olah, akhirnya jam 5 pagi rasanya aku ngantuk banget, karena komputernya sangat lelet dan makin melelet, mungkin karena ke capean. Intan udah aku suruh tidur dari jam 2 tapi dia mau tetep jadi penghibur katanya, lucu seh, sekalipun dia ga banyak bantu, paling ga diaudah berusaha semaksimal mungkin untuk kerja sama, karena ini emang tugas kita. Awalnya agak kesal seh, tapi rasanya secara tidak sengaja aku tidak terlalu mengikutkan intan dalam pekerjaan bersama ini, aku membiarkan diriku menganalisa sendiri, egois banget rasanya, tapi aku ga maksud. Kalo aku nerangin sekarang ke Intan pasti makin lama, biarlah ntar aja gue terangin dan nunjukin mana yang harus dia presentasikan. Jam setngah 6 aku bangun, jadi hanya tidur stgh jam, kemudian tak lupa SATE. Jam 6 aku mulai ngerjain lagi, slide belum lengkap, dan belum diprint juga. Waktunya sangat sedikit. Karena presentasinya j10, dan sebagai akibatnya aku kami ga kuliah yang jam 7. Untungnya tuhan sangat baik, ternyata kuliahnya Cuma sebentar dan hanya cerita2 saja.

Jam 9.45 akhirnya semuanya kelar. Kami pun brangkat ke kampus. Dan ‘oh GOD’ aku langsung ke presentasi dan makalahnya saja. Good job buat anak2 MIPA, papernya bagus, analisisnya juga bagus, data2 yang kalian punya sangat memuaskan. Orang2 MIPA emang hebat, itulah yang dosennya bilang sama kami .Tak terhingga rasanya kebahagiaan yang meliputiku, karena ga sia2 apa yang aku perjuangkan. Aku langsung nyalamin temen aku UEH, STEPH(terpaksa), INTAN(berpelukan sama dia dan hanya menangis haru).
Cuma selalu ada aja yang ganjil, STEPH, aku benci dia, dia sama sekali ga bantu, ga kerja, ga cari data, pokoknya menyebalkan banget, apalagi waktu aku bilang biaya ngeprint dll segini, gue pikir dia bakal yang bayarin semuanya sebagai tanggung jawab atas dia ga kerja, eh taunya dia Cuma bilang brapa2. Yah taulah kelanjutanya seperti apa. Entah bagaimana aku harus menyikapi ini, aku dan Intan ga rela dia dapat nilai bagus, sedangkan dia sama sekali ga kerja, bahkan nanya pun waktu kami ngerjainnya juga kagak, pokoknya seribu kekesalan untuk dia, makanya gue sama Intan bakal ngelaporin itu ke Bapaknya, even sebenarnya bapaknya juga udah tau ternyata..lucu, tapi mungkin itu adalah karisma atau apapun namanya itu yang dimiliki dosen, dia tau mana yang kerja dan mana yang kagak.
Kebahagiaan lain yang aku dapat adalah temenku NIK HAEL (UEH), dia juga sangat berjasa, sekalipun dia ga terlibat secara keseluruhan, tapi dia sangat berjasa mencari data, dan member semangat, satu yang gue ga nyangka dari dia, dan dia jadi orang yang sangat baik, sering ngumpul bareng jadinya, dulu dia sangat anti rasanya sama kita, mungkin karena di mata sipit..tapi senang liat EH yang sekarang, sekalipun udah hampir 4 tahun bersama dia, tapi baru sekarang2 aku mengenal sifatnya. Dan ini adalah karunia TUHAN. Thanks GOD..dan presentasi lainnya sangat menantang.

Tuesday, January 13, 2009

life is never end till u find ur happiness

January 05,2009
Today, two disaffection that I got.
1. Aku ga dapat nilai yang bagus
2. Doaku ga kejawab
One miracle.
1. Aku dapat nilai yang lumayan di bah.jepang. secara aku udah takut banget tuh, karena waktu ujiannya aku ga bisa

I feel asundering, I don’t know how much time I’ll falling up destruction like this, I hate, in evry semester I fallen up the same things.
Aku juga ga tau sampai kapan aku akan selalu menyalahkan diri aku, atas semua yang terjadi dengan aku, aku semakin merasa sebagai orang yang ga tau diri. Yah kembali aku merasakan hal ini. Honestly, aku udah cukup bosen untuk menghadapi ini. Aku hancur, hancur banget rasanya.
Adakah mereka akan mengerti seberapa besar perjuanganku, adakah mereka akan memahami keadaanku?
Masihkah aku punya pengharapan? Baru saja bang moan sms aku, bilang “tetaplah dalam pengharapan” even he don’t know what n about my problem, I just ask for his pray for me, wish me got strength and spirit. Yah, aku harus selalu berada dalam pengharapan, damn, I hate to say this…berharap?????? How long it take? It’s been long time Im in hope about this, but what I got? Till today, I don’t know what I’ve got.
Padahal aku merasa perjuanganku sangat besar. Yah mungkin ini muluk, tapi inilah meurut aku. Hari ini kesalahan yang paling gue sesalkan adalah, dulu aku janji , kalo aku akan perbaiki nilaiku sebagai janji atas aku pindah kosan. Tapi apa kenyataanya? Aku bahkan ga bisa mempertahankan nilaiku. Tuhan seberapa besar rasa kesal dan bersalah ini hinggap di aku. Aku benci hingga aku ingin menenggelamkan diriku ke air dan mati, apa? mati? Apakah mati adalah solusi, apakah aku terlalu menganggap nilai adalah sebuah kiamat buat aku? Nggak, aku ga berpikiran begitu.
Hal yang paling membuat aku semakin membenci diriku adalah, aku telah dan kembali lagi membuat orang kecewa, orang2 yang udah bekerja keras buat aku, yah..mungkin mereka ga pernah tau bagaimana perjuanganku, yang mereka tau adalah, mereka udah mempercayakan padaku kewajiban buat kuliah, di biayai dengan uang kuliah yang besar. Tapi kenyataanya, aku ga bisa memberikan mereka kebahagiaan. Saat ini aku ga punya cara membahagiakan mereka. Ampuni aku !! aku ga pernah bermaksud melakukan ini, bahkan mendapatkan hal seperti ini. Aku sendiri, aku bisa terima keadaan ini, karena aku mengerti perjuangaku, aku juga belajar banyak hal dari sini, teman2ku mengatakan kalo aku orang yang rajin. Yang buat aku bingung, kenapa aku justru mendapatkan yang tidak sesuai dengan yang orang2 harapkan.

Puaskah aku dengan menceritakan semua ini? Yah aku sedikit terhibur, karena paling ga aku udah mencurahkan apa yang aku rasakan, apa yang sangat membebani pikiran aku.

Tadi ketemu sama rini, saudara PA ku, aku langsung meluk dia, secara spontan, dan aku nangis di kampus di pelukan dia, dan aku ga tau berapa orang yang mellihat aku. Sedangkan temanku yang lain ga kuat melihat aku, mereka ninggalin aku. Apa yang aku dapat emang ga seburuk apa yang temanku dapat. Yah mungkinkah aku yang terlalu melan? Aku mungkin bukan orang yang tegar. Kata2 seseorang selalu tergiang di telingaku. Dan itu selalu membangkitkan rasa bersalah aku. Di pelukan rini, aku ngerasa nyaman banget, karena dia tau banget ttg aku. Aku lebih milih nangis dan meluk dia, dibandingkan temen2 lain. At least dia memberi aku kekuatan baru. Kadang aku berpikir orang yang berjuang buat aku, ga akan percaya lagi dengan aku, aku tau mereka udah bosan dengan pengakuanku. Dan aku juga ga mau lagi memberi pengakuan. Saat ini yang menghibur aku adalah, masa depanku, aku yakin pasti ada buah yang manis di balik semua perjuanganku,aku mau berpengharapan seperti itu, aku ga mau menyakiti keadaanku dgn rasa ini lagi, karena ini akan membuat sarafku akan semakin kejepit. Masa depanku sungguh indah, yah aku harus selalu berpengharapan seperti itu.

"ga ada seorang pun atau sesuatu apapun yang bisa mengambil sukacitamu"


Thx to:
bang moan, wulan, rini,intan,ifan,ueh,andre yang hari ini membuat aku sedikit terhibur.
Ifan said. “udah jangan dipikirn, hidup ga berakhir di nilai mida..”
Yup hidup ga akan berakhir ya fan, perjuangan masih harus lanjut, masih banyak yang bisa aku pikirkan dan yang bisa buat aku bahagia.

Wednesday, November 19, 2008

Quantum of Solace

Hari ini, nonton bareng dengan teman2 aku sejurusan, n rencanannya hari ini juga ada clubbing bareng. Sayangnya ga semua teman2 aku ikut. tapi emang gue juga ga niat ikutan. banyak tugas. hehhe, sehingga aku juga memutuskan buat ga ikutan. Hmm, hari2 yang sudah sepantasnya kami lewati dengan penuh kebahagiaan. Karena waktu kami hanya sebentar lagi. Kalo dulu aku sangat membenci keadaan kami yang ga pernah bisa jalan bareng, tapi sekarang kami mempunyai waktu yang banyak sekali buat jalan bareng, ditambah dengan mulai kedeketanku dosen wali ku. Kalo dulu aku sangat takut melihatnya, ntah karena apa. Tapi sekarang aku bersyukur punya dosen wali seperti MR LC. Yang gaul dan baik. Mungkin karena factor usia kale yah,!! Hehhe what everlah. Kemaren kami menonton film “quantum of solace”
film yang dimainkan oleh james Bond. Seperti biasanya harapan, lebih tepatnya bukan harapan she, tapi biasanya filmn’ya Jamed Bond, penuh dengan aksi pornografi, atau mata keranjangnya, tapi yang ini beda, kali ini dia justru terlihat sangat setia pada satu orang cewek yang meninggal dalam misi, hhehe tapi ga tau juga se, sapa tau ada lembaga sensor. Uppss ya gitu khan, maklum indonesia masih suka memotong, takut kalo2 penontonya pada ikut2an, padahal tanpa digituin juga orang Indonesia udah banyak yang rusak kod…
Jadi apa dong yang menarik dari film itu? Menurut gue yang menarik hanyalah cara membuat filmnya, settinganya, gambar, lokasi dll. Ceritanya seh kurang, ya itulah menurut aku. Cerita tentang proyek quatum yang dijalankan oleh Dominic Greene, di Bolivia. Dia ingin membeli tanah di gurun pasir di Bolivia melalui transaksi dengan Modreno. Modreno adalah kepala geng yang sangat jahat dan sadis. 23 negara telah berhasil di kelabui oleh Greene, dengan statusnya yang seperti orang yang sangat cinta lingkungan, sangat mengupayakan penghijauan dan mengurangi efek global warming. Dengan berbagai dalih dan pidato, dia juga berhasil melakukan berbagai konvoi untuk cinta lingkugan, dan dia memperoleh banyak uang dari sana, menurut gue se, uang itulah yang dia pake untuk menjalankan program Quantumnya. Dia membeli tanah di gurun, bukan dengan maksud mendapatkan sumber daya minyak, karena jelas2 di tempat itu ga ada sumber minyak. Yang dia lakukan adalah mengeringkan dasar sungai dan menimbunnya, mengalirkannya ke tempat lain, sehingga terbentuk bendungan air. Aku kurang ngerti buat apa, mungkin untuk menjalankan proyek quantumnya. Yah pada akhirnya, penjahat tidak pernah berhasil, apalagi pengrusak, aksinya diam2 telah di teliti oleh inggris, amerika, kanada, Austria dll. Sehingga tim Inggris memunculkan James Bond, detektif hebat, yang sadis, suka membunuh. Ga perdulu dia saksi penting untuk mendapatkan informasi tentang Quantum, kalo keinginannya ga dipenuhi, atau pertanyaan ga di jawab, pasti langsung di bunuhnya. Maka dia dikenal sebagai “pembunuh yang membuat orang2 yang berhadapan dengannya layu dan mati”. Sempet James di keluarkan dari detektif atau tugasnya, tapi dengen kelincahan dan rasa tanggung jawabnya serta tekad nya yang ingin menyelesaikan kekeliruan ini oleh Negara, akhirnya dia bekerja sendirian, tapi ditemani oleh Camilee, orang yang mempunyai dendam dengan Modreno, karena keluarganya di habisi olehnya. Mereka berdua akhirnya berhasil mengungkap kebenaran, dendam Camilee terbalaskan. sedangkan Dominic Greene ditinggal di tengah gurun oleh James. dan dia ditemukan meninggal di padang gurun, dan minuman terakhir yang dia minum adalah cairan logam yang berbahaya.

Friday, November 07, 2008

aku merasa ;'Hampa'..

Beberapa lama belakangan ini, aku ngerasa hidupku hampa banget. Aku kepikiran banyak hal, tapi aku ga punya prioritas. Aku ngerasa menjalani hidupku sendirian, mengandalkan diri sendiri, dan hidup tanpa tujuan. Lama, bahkan sampai sebulan lebih semenjak aku mulai uts. Semuanya kerasa aneh, aneh karena biasanya aku selalu berserah, tapi kali ini beda, aku melakukan kegiatanku, rasanya tanpa bantuan atau campur tangan, terlepas dari sadar atau tidaknya aku tentang keberadaanNya. Aku ngerasa kosong, bahkan disaat aku menjalani persekutuan doa. Sepertinya aku sangat merindukan sesuatu, tapi itu juga aku ga tau, aku ga tau apa yang aku inginkan, aku menakutkan banyak hal, terlalu banyak sehingga aku selalu berusaha kabur dari bayang2 ketakutan itu, ini bukan masalah kabur maya, tapi ini nyata. Bahkan aku takut menghadapi n membayangkanya. Seandainya aku begini, seandainya aku begitu. ah..angan2ku kembali lagi ke jaman batu, andai aja hidup ga seberat ini buat aku...tapi kalo ga seperti apa? Apa hanya aku yang ngerasa hidup ini berat? Ya Tuhan, ga seharusnya aku selalu mengeluh.

Sekarang aku memasuki masa2 yang sangat menjenuhkan sekali, aku jenuh kuliah, aku jenuh belajar, aku jenuh dengan semua aktivitas ku yang begitu2 aja. Sedangkan kalo aku mau ganti, aku juga ga tau mau ganti dengan apa. Terkadang hidup ini kerasa menyenangkan, dan penuh dengan ucapan syukur, tapi terkadang aku ga mensyukuri lagi, ah aku emang plin plan!! tak adil rasanya aku menyalahkan keadaanku. Tapi apa yang bisa aku lakukan sekarang dengan keadaanku yang begini? Apa yang harus aku pilih? Masa2 jenuh ini, aku tak tau harus kemana, aku tak tau harus melakukan apa? Aku ingin sekali berhenti, berhenti kuliah,disamping pengaruh yang selalu merepotkan, aku ingin berhenti dari aktivitas yang sekarang. Aku jenuh, jenuh untuk berpikir yang ga ada hasilnya, jenuh untuk memeras otak di kuliah, toh dapet nillainya susah banget. Kalo begitu apa sejujurnya yang aku cari? Apa aku mencari kenikmatan sementara? Kapan aku bisa memulai bergerak untuk menentukan masa depan yang akan aku jalani kelak seperti apa. Terlalu melankolik kah aku?

Let it flow...tentang berpikir, biarkan saja semuanya berjalan apa adanya, toh waktu akan menjawab semua pertanyaanmu.!! tapi sampai kapan!!! aku sendiri bahkan ga tau harus melakukan apa untuk memperbaiki masa depan. Tadi pagi aku nelpon ke orang tuaku. Dan aku sungguh kasihan dengan mereka, di umur mereka yang segini, aku bahkan masih mengharapkan bantuan mereka, aku sedih, sedih banget, di kala aku harus benci dengan mereka karena mereka ga bisa ngebantu aku, bahkan merasa seolah2 mereka lepas tangan. Aku benci harus mengakui kebodohanku. Tapi aku balik lagi berpikiir. Kalo bukan begitu siapa lagi yang bisa kuharapkan. Toh mereka emang seharusnya bertanggung jawab, karena bagaimanapun, mereka udah melahirkan aku. Tapi kalo begini aku seolah anak yang sangat durhaka. Aku emang ga tega mendengar, apalagi mungkin melihat keadaaan mereka, aku ingin sekali membantu mereka. Tapi apa dayaku, aku juga ga tau gimana cara aku membantu. Aku benar2 ingin memutuskan untuk berhenti kuliah, karena otakku juga udah ga bisa di paksa buat mikir. Selama ini aku mengakui diriku pintar, tapi nggak, aku sama sekali ga pintar, aku bahkan ga bisa mikir. Mendengar mereka mengeluh, itulah hal yang ga bisa kuhindarkan, aku pasti akan sangat ngerasa sedih banget, aku akan mengutuk diri, karena di usiaku yang segini aja, aku masih merepotkan mereka. Ya tuhan..hidupku hampa, hidupku terombang ambing. Aku ingin sekali membantu orangtuaku dengan aku bekerja, tapi aku ga tau harus kerja apa. Apa iya aku udah berusaha?? God berikan aku petunjukMU supaya hidupku ga kosong, ga hampa seperti sekarang ini. Pertemukan aku kembali dengan kepercayaan diriku.

Monday, October 27, 2008

holiday in Yogyakarta


Liburan bersama teman2 kampus.

It's been long time we've plan for this moment, the moment when we can get holiday together. And now, we got our moment. Thank God for this, for our time, for our happiness. N now i would like to share about our trip, the place which we're going, and ect.

Day 1.
Move from bandung at 7 o clock. By train, n as long as on the trip exactly on the train, we play a game. As always we play at wasting time. Named CAPSA we also called it “CS”. This is our favorite games. There is so much story when we was in the trip. Like joke, mock one another, n bla bla. We arrive at jogjakarta at 5 a.m, go to hotel by car that we've rent for 2 days in Yogja. After that, we going to Krakal beach. Wonderful beach,while admire for GOD created. (Krakal beach is the longest beach of the junction is located Ngestirejo village, Tanjungsari sub district, about 3 km away in the east of Baron-Kukup-Sepanjang-Drini beach junction, has scratching white hill with blue slopes gently to the sea. The beauty of green lime-scratching hill with blue seawater offers a perfect harmony, which is very natural and ideal for sun bathin. We also going to Baron beach, as a part of KUKUP. Baron have the same nice beach, lies in Kemandang Village, Tanjungsari sub district about 23 km in the South of Wonosari city. Baron beach is the first beach that would be found in the junction of Baron, Kukup, Sepanjang, Drini, Krakal and Sundak beaches area. There we also swim, strike out for wave. Like we challenge the beach and the wave. Here we do it together, just because the wave doesn't seems danger. Even not evrybody can do this, like our sensei (dosen wali), he looks like he can't swim or bathing. Nicely story when we curve a circle near the jump of wave, jump in the water, in the scream of wave. Wow..great.

Going to another story. Move from Baron, we continue our trip to kerajinan perak. There we buy silver for we wear together as reminiscence for us n then going to Tamansari (The main swimming pool where lots of "ladies" enjoyed the water. The building(tower) is where the king stayed. And behind the tower the king's private pool is hidden). The history of Sultan Yogjakarta. At the wall of taman sari, we also meet a boy, he play a violin, n request for a sing, n then we sing a song “the prayer”.


Day2. 1.At 4 a.m. We out from hotel, our destinatoin now is going to Borobudur temple. So what's the nice story when we was up there. There so much, taking pic. N the joke that we meet Jesus, that's what we called him. N then ifan says “God save us”, n i also “you are our savior, please save us” hahha, so what makes us tell so, becouse he resemble with GOD. Even we don't know the face of GOD. N then Intan also said “he looks so handsome, moreover GOD” hhahah. Nice joke intan..yeah we ougth to gratefull for What God created. There is so many visitor from, other country, from australia, Nethereland, USA. N we get acquainted with them.


2.Fix from this, we going to kaliurang. (the place for refresing, n get a peace, for them those want to enjoy the a breath of air, climbing the mountain, n others ).

3.Going to Parangtritis beach (In addition to being the most popular beach in Yogyakarta, Parangtritis is worth visiting since it is closely related to such tourism objects as the Sultan Palace in Yogyakarta city, Parangkusumo Beach to the west of it, and the Merapi area at the north part of Yogyakarta. Located around 27 kilometers from the city center, Parangtritis Beach is also part of the Queen of South's authority).. here we have a same activity, but just two of us doing this, me n ifan. The story that this beach danger n the story about Ratu Pantai Selatan, makes my frd scare for bathing.

4.dinner at parangtritis. Eat seafood, direct choose for fish.
5.Karaokean
the funny story here, for me is, when ifan play a song from batak. “butet, and anak hasian”. I didn't expect this. But what makes me surprising? MR LC (dosen wali kami), can sing this song, even i don't know this song, as u know, i don't know much about batak song. It surprising me, about his voices, i really realise that we are so familiar, n also proud to be Batakness.

the story will continue

UTS dan pengalamnnya


UTS
Sebelum memulai cerita bahagia gue, mungkin sekarang gue mau cerita pengalaman gue selama uts dulu. UTS serasa bagai momok yang sangat menakutkan buat aku, cape, lelah, dan susah. Ga banyak harapan yang bisa kutaruh di uts ini. Rasa bersalah banget kembali menghantui diriku. Tapi kali ini aku ga tau dimana letak kesalahanku, sehingga aku ga bisa seperti yang lainnya. Ga nyangka kalo ternyarta aku bahkan jauh lebih buruk dari sebelumnnya, sempet aku merasa akulah manusia terbodoh, namun sempet juga aku ngerasa aku hanya kurang usaha, dan karena emang orang2 disekitar udah pintar. Tapi sekarang aku bener2 merasa kalo aku emang bodoh, dan ternyata itu terbukit, damn aku ga pernah menyangka kalo ternyata aku menyadari hal ini, menyakitkan rasanya dan inilah ga ada yang perlu di tutup2 pi lagi, karena emang aku bukan orang yang pintar, dari segi otak. Aku bahkan tak tau dimana letak kekuatan diriku. Sudahlah ga guna juga menyalahkan diri. Cuman yang jadi masalah, apakah iya? Apa orang lain bisa ngerti akan hal ini? Gimana cara aku menjelaskan, apa dengan kemarahan, dan kepanikan, apa harus dengan cara berbohong. Damn aku benci kalo harus berbohong..

Selama UTS rasanya aku udah memberikan yang terbaik, tapi sepertinya nasib, rezeki, keuntungan ga semuadah itu hinggap di aku. Karena aku sadar banyak hal yang tertinggal, sedangakan cara kerja seorang mathematic, beda dengan jurusan lain. Mungkin emang ga bisa menggambarkan apa sebernarnya yang aku maksudkan.but is oke, yang penting ini akan jadi momen yang sangat berharga dan pengalaman yang akan selalu kutampung sepanjang hidup. Aku ga berharap nilaiku jelek, tapi aku pesrah, karena mungkin memang hrs begini

untuk mengilahkan kejenuhan, pusing dan macam karena UTS jadilah aku dan teman2 ke jogja.

Kamis sehabis ujian. Kami satu angkatan langsung berangkat ke jogja, ini adalah momen yang kami tunggu2 semenjak lama, ngumpulin duit dari semester 1 samapi sekarang, dan alhasil jadilah kami menjalani jogjakarta. Hmm pengalaman yang mengasikkan sekali

Wednesday, October 08, 2008

UTS lagi

Sebentar lagi, 4 hari lagi aku menghadapi UTS, dengan segudang tugas gue yang menumpuk di semester ini, alhasil aku ngerasaga bisa bagi waktu. Biasanya 2 minggu sebelum ujian, aku udah melakukan persiapan buat itu, tapi kali ini nggak, karena tugas yang selalu banyak bahkan sampai hari terakhir kuliah juga tugas masih numpuk, mending sampai kesana, belum lagi disuruh ngumpulin tugas tambahan waktu lagi uts..nyebelin..ga tau deh ini gimana ntar.

Tapi aku harus optimis, aku harus bisa melawan kemalasan ataupun waktu ku. Yah biarin dah bulan ini ga dapet duit dari kerja, yang penting aku bisa di ujian, karena itulah harapanku. Aku harap semester ini aku bisa berubah, aku bisa menjalankannya dengan baik tentunya dengan pertolongan tuhan.