Tuesday, February 02, 2010

2 weeks in bandung city


First of all, I have already moved out from bandung city. Sekarang gue balik karena ada yang harus gue urus di kampus, sekalian nyari penginapan, kebaya dll, buat wisudaan gue. Gue berusaha memakai waktu ini dengan sebaik2nya, walaupun gue terkadang kewalahan untuk mencari prioritas, ditambah dengan ada sesuatu yang terhilang dari diri gue.

Anyway, I just want to share my experience after all this things. From Jakarta to bandung, January 25, langsung ke kampus, ngurusin macam2nya. Yang alhasil ga sepuas yang gue harapkan. Tapi gue menerimanya dengan lapang dada, karena gue pikir pasti selalu ada hal yang bisa disyukuri dibalik segala sesuatu..

Hal lainya, yang juga bikin gue resah adalah, ketika gue mengambil suatu keputusan, gue ngerasa ga ada damai dalam hidup gue, segala sesuatu yang gue lakukan dan putuskan rasanya seperti kesalahan yang ga bisa di maafkan. Yah! Gue tau, itulah sesuatu yang hilang dari diri gue. Mengandalkan pikiran sendiri, dan kurang bersyukur..it was my fault.

Pengalaman lain, ketika gue bertemu dengan teman2 nav, gue ngerasa diri gue ditemukan kembali, senang rasanya mereka masih saying sama gue, dan mereka sangat merindukan gue. Gue jadi ngerasa berharga lagi, dan disitulah gue menemukan kembali diri gue yang selama ini entah kemana. Gue menemukan betapa banyak orang yang sayang dan sangat mendukung gue. Untung saja gue menemukan komunitas ini. Kadang gue ngerasa sebel dan kasihan sama diri sendiri, semenjak kepergian sahabat baik gue, gue jadi orang yang sangat pendiam, again, IT WAS MY FAULT..!!!. sedih harus menghakimi diri sendiri..

Sampai gue mengunjungi sodara sepupu gue di ciparay. Gue ngerasain betapa gue sangat terberkati oleh pertemuan gue dengan mereka, karena gue bisa melihat secara langsung seperti apa potret kehidupan mereka. Yang selama ini hubungan kami bukanlah hubungan yang sangat kenal, tapi kebahagiaan gue adalah ketika mereka rajin sekali menelepon gue, dan gue ngerasa betapa mereka pengen ngerangkum dan memiliki gue sebagai keluarga. Ini seperti mereka menemukan kembali sodara mereka yang terhilang.

Termasuk kehidupan kota bandung di daerah ciparay, dengan banjir yang sangat menjijikkan. Sampah dimana2..ketika banjir mengguyyur rumah warga, yang sampi pake perahu, sedih sekali rasanya melihat mereka..jadi terpikir kenapa ini bisa terjadi? Baru pertama kali melihat banjir yang sampai seperti itu. Tapi yah menurut gue itu adalah kesalahan manusia. Walaupun kali ini ga bilang it was my fault, BUT IT WAS MAN FAULT..!!!!. including me? Yup secara ga langsung. 

trip does not over yet. i still have 4 days here..so the story will continue, and i bet it will be better than this.

Wednesday, January 27, 2010

akhirnya perjuanganku selesai juga, tinggal beberapa hari lagi aku akan lulus. senang sekali rasanya, hanya saja tidak ada yang sesempurna yang aku harapkan, mungkin itulah manusia, memang tidak ada yang sempurna, demikian juga kebahagiaan yang seharusnya aku dapatkan atas kelulusanku. tapi aku tau itu akan segera berlalu.

bulan desember saya pulang ke kampung halaman. saya memang sangat menantikan hari2 itu, karena kampung itu selalu saya rindukan. harapan terbesarku pada saat aku pulang ke kampung adalah aku pengen jadi berkat disana. dan ya! aku merasakan bagaimana kehadiranku sangat berguna disana. hampir sebulan saya dikampung halaman, dengan segala pengalamanya. segala sesuatu saya lakukan.,dan yang paling saya nikmati adalah saat saya ngsih makan babi-babi (asli babi beneren) saya dan saat saya memandikannya. seru banget rasanya, binatang itu sangat menyenangkan, mama saya kaget melihat saya karena saya ngajak babi-babi itu bicara. hal yang seru jug, saat saya ngambil kopi ke ladang, ga ditemanin mama. saya sendirian, disitu saya dengan semangat menjelajahi kebun kopi yang sangat luas itu, namun buahnya ga ada, kala itu saya disengat lebah. wah disitu saya nangis meronta2, rasanya kayak dicambuk..hehhe

kemudian saat yang indah juga, adalah saat nemanin mama mangula..nyangkul dsawah. walaupun saya sudah lama tidak melakukannya, namun saya masih ingat, cuman ya itu, setiap saya mau tidur saya akan sangat takut, karena badan saya pasti akan sangat sakit. alhasil nyokap ngelarang saya ikutan ke ladang, tapi saya tetep keukeuh, mana tega saya llat mama saya bekerja sendiri.

saat terakhir saya dikampung bukanlah saat yang menyenangkan, karena ada suatu kejadian buruk yang akan mengubah keluarga besar saya. yah sekali lagi tidak ada yang sempurna di dunia ini, demikian juga saat kepulangan saya, saya pikir semuanya akan sesuai harapan saya, namun tuhan berkehendak lain, tuhan ingin saya menyaksikan semuanya, sehingga saya tidak salah atau menyalahkan, dan itulah doa saya. trimakasih tuhan untuk semua ini. sekarang saya bergumul untuk pekerjaan saya, semoga saya cepat dapat kerja. amin

Wednesday, December 02, 2009

bab V, langsung ke kesimpulan aja...

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

Hasil perhitungan dan simulasi menunjukkan bahwa:

1. Hasil yang diperoleh dengan simulasi Monte Carlo dipengaruhi oleh banyaknya simulasi dan banyaknya partisi. Semakin besar simulasi dan jumlah partisi yang digunakan, maka harga opsi barrier akan semakin konvergen ke nilai analitiknya (nilai yang diperoleh dari model Black-Scholes)

2. Semakin besar partisi yang digunakan untuk metode binomial, maka harga opsi akan semakin konvergen ke harga analitiknya.

3. Dengan memilih jumlah simulasi=1000 untuk simulasi Monte Carlo, secara umum metode binomial menunjukkan performansi yang lebih baik dibandingkan simulasi Monte Carlo karena untuk jumlah partisi yang sama, harga yang diperoleh dari metode binomial lebih dekat ke harga analitiknya

4. Harga opsi barier lebih murah daripada harga opsi plain vanila

5. Harga opsi barrier jenis dipengaruhi oleh nilai barrier. Untuk jenis opsi knock-out, semakin jauh nilai barrier dari harga saham pada saat t=0 maka harga opsi akan semakin mahal karena kemungkinan harga saham untuk menyentuh nilai barrier akan semakin kecil.

6. Harga opsi barrier juga dipengaruhi oleh nilai volatilitas. Untuk jenis opsi jenis out, semakin besar volatilitas harga saham, maka harga opsi barrier jenis out akan semakin murah. Tetapi hal ini tidak benar untuk opsi barrier jenis in, karena semakin besar volatilitas harga saham, maka harga opsi barrier jenis in akan semakin mahal

Pada skripsi ini, metode binomial dan simulasi Monte Carlo hanya diterapakan untuk jenis opsi ‘knock-out’ barrier. Sebagai topik penelitian lanjutan dapat dikerjakan

- Metode binomial dan simulasi Monte Carlo untuk valuasi opsi ‘knock-in’ barrier.

- Simulasi Monte Carlo, metode binomial dan model Black-Scholes untuk valuasi opsi barrier yang memiliki dua barrier.

DAFTAR PUSTAKA

  1. Banone Adesi, Giovanni, Fusari, N. and Theal J.(2008). “Quantitative and Qualitative Analysis in Social Sciences”. Journal of Binomial Lattice for Barrier Option, P. 65-66.
  2. Cheng, Kevin. (2003). “Global Derivatives Working Paper”. Journal of An Overview of Barrier Options. P. 3-5.
  3. Cox, J.,Ross, S. (1979) and Rubenstein M. “Option Pricing: A Simplified Approach” Journal of Financial Economics.
  4. Haug, G. E.(1998). The Complete Guide to Option Pricing Formulas, McGraw Hill.
  5. Hull, John C.(2003). Option, Futures, and Other Derivatives, 5th edition, Prentice Hall.
  6. Higham, Desmond J.(2004). An Introduction to Financial Option Valuation, Prentice Hall.
  7. Merton, R., (1973) “Theory of Rational Option Pricing”, Bell Journal of Economics & Management.
  8. Ross, S. M. (2003). An Elementary Introduction to Mathematical Finance. Option and other topics, 2nd edition, Cambridge University Press.
  9. Wilmott, Paul., (2006). Paul Wilmott on Quantitative Finance, 2nd edition, John Wiley & Sons, Ltd.

LAMPIRAN A

Program menghitung harga opsi barrier jenis down-and-out call

clear;

clc;

disp('========================================================')

disp('Program untuk menghitung harga Opsi Barrier jenis Down and Out')

disp('========================================================');

S0=input('Masukkan nilai S0: '); % Harga awal saham

K=input('Masukkan nilai K: '); % Strike price

B=input('B:'); %nilai Barrier

V=input('Masukkan nilai V: '); % Nilai volatilitas

r=input('Masukkan nilai r: '); % Tingkat suku bunga

M=input('Banyaknya simulasi: ');

N=input('Banyaknya partisi: ');

T=1;

q=0;

dt = T/M;

disp('1.Opsi Barrier jenis Down and Out Call dengan Metode Black-Scholes')

disp('2.Opsi Barrier jenis Down and Out Call dengan metode Monte Carlo')

disp('3.Opsi Barrier jenis Down and Out Call dengan metode Binomial')

pil1 = input ('Pilihan Anda: ');

switch pil1

case 1

disp(' ');

disp('Opsi Barrier jenis Down and Out Call dengan Metode Black-Scholes')

disp('=================================')

disp(' ')

disp('=================================')

disp(' METODE BLACK-SCHOLES ')

disp('=================================');

a=(B/S0)^(-1+((2*r)/V^2));

b=(B/S0)^(1+((2*r)/V^2));

d1=(log(S0/K) + (r+(0.5*V^2))*T)/(V*sqrt(T));

d2=(log(S0/K) + (r-(0.5*V^2))*T)/(V*sqrt(T));

d7=(log((S0*K)/(B^2)) - (r-(0.5*V^2))*T)/(V*sqrt(T));

d8=(log((S0*K)/(B^2)) - (r+(0.5*V^2))*T)/(V*sqrt(T));

Barrier_DaO_BS= S0*(normcdf(d1)-b*(1-normcdf(d8)))-K*exp(-r*T)*(normcdf(d2)-a*(1-normcdf(d7)));

%harga opsi Down and Out

disp('Black-Scholes method');

disp('harga opsi Call Down and Out');

disp(Barrier_DaO_BS)

case 2

disp(' ');

disp('Opsi Barrier jenis Down and Out Call dengan Metode Monte Carlo')

disp('=================================')

disp(' ')

disp('=================================')

disp('METODE SIMULASI MONTE CARLO')

disp('=================================');

%Nilai payoff opsi call Barrier untuk Down-and-Out option

S(1,:)=S0*exp((r-0.5*V^2)*dt+V*sqrt(dt)*normrnd(0,1,1,M));

%harga saham

for i=2:N

S(i,:)=S(i-1,:).*exp((r-0.5*V^2)*dt+V*sqrt(dt)*normrnd(0,1,1,M));

end;

for i=1:M

MS(i,1)=min(S(:,i));

if MS(i,1)<=B

payoff(i,1)=0;

else

payoff(i,1)=max(S(N,i)-K,0);

end;

end;

Barrier_DaO_MC=exp(-r*T)*mean(payoff);

disp('simulasi Monte Carlo untuk Opsi Barrier Down and out');

disp(Barrier_DaO_MC)

case 3

disp(' ');

disp('Opsi Barrier jenis Down and Out Call dengan Metode Binomial')

disp('=================================')

disp(' ')

disp('=================================')

disp('METODE Metode Binomial')

disp('=================================');

% menentukan nilai u, d, p

u = exp(V*sqrt(dt)); % faktor harga saham naik

d = 1/u; % faktor harga saham turun

p =(exp(r*dt)-d)/(u-d);

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

% perhitungan S(T) yaitu nilai harga saham pada saat jatuh tempo

S(1,1)=S0;

for i=2:N+1

for j=1:i

S(i,j)=S0*d^(j-1)*u^(i-j);

end

end

% menghitung payoff

for j=1:N+1

if S(N+1,j)<=B

payoff(N+1,j)=0;

else

payoff(N+1,j)=max(S(N+1,j)-K,0);

end

end

for i=1:N

for j=1:N+1-i

if S(N+1-i,j)<=B

payoff(N+1-i,j)=0;

else

payoff(N+1-i,j)=exp(-r*dt)*(p*payoff(N+1-i+1,j)+(1-p)*payoff(N+1-i+1,j+1));

end

end

end

disp('nilai opsi Down and Out');

disp('nilai Opsi Barrier Down and out');

disp(payoff(N+1-i,j))

end

LAMPIRAN B

Program untuk menghitung harga opsi barrier jenis up-and-out put

clear;

clc;

disp('=================================')

disp('Program untuk menghitung harga Opsi Barrier jenis Up-and-Out Put')

disp('=================================');

disp(' ');

disp('Opsi Barrier jenis Up and Out Put')

disp('=================================')

disp(' ')

S0 = input('Masukkan nilai S0: '); %S0 adalah harga awal

K = input('Masukkan nilai K: ');% Strike price

B = input('masukkan nilai B: '); % nilai barrier

V = input('Masukkan nilai V: '); %volatilitas harga saham

r = input('Masukkan nilai r: '); % tingkat suku bunga

M = input('Masukkan nilai M: '); % M adalah banyaknya simulasi

N = input('Masukkan nilai N: '); % N adalah banyaknya partisi

T=1;

dt = T/N;

q=0;

dt=T/N;

disp('=================================')

disp(' METODE BLACK-SCHOLES ')

disp('=================================');

a=(B/S0)^(-1+((2*r)/V^2));

b=(B/S0)^(1+((2*r)/V^2));

d3=(log(S0/B) + (r+(0.5*V^2))*T)/(V*sqrt(T));

d4=(log(S0/B) + (r-(0.5*V^2))*T)/(V*sqrt(T));

d5=(log(S0/B) - (r-(0.5*V^2))*T)/(V*sqrt(T));

d6=(log(S0/B) - (r+(0.5*V^2))*T)/(V*sqrt(T));

BS_UaO_Put= -S0*exp(-q*T)*(1-normcdf(d3)-b*(normcdf(d6)))+ K*exp(-r*T)*(1-normcdf(d4)-a*(normcdf(d5)));

disp(BS_UaO_Put)

disp('=================================')

disp('METODE SIMULASI MONTE CARLO')

disp('=================================');

% Call=zeros(M,1);

S(1,:)=S0*exp((r-0.5*V^2)*dt+V*sqrt(dt)*normrnd(0,1,1,M));

%harga saham

for i=2:N

S(i,:)=S(i-1,:).*exp((r-0.5*V^2)*dt+V*sqrt(dt)*normrnd(0,1,1,M));

end;

for i=1:M

MS(i,1)=max(S(:,i));

if MS(i,1)>=B

payoff(i,1)=0;

else

payoff(i,1)=max(K-S(N,i),0);

end;

end;

payoff_UaO_Put=max(K-S(N,i),0);

MC_UaO_Put=exp(-r*T)*mean(payoff);

disp('simulasi Monte Carlo untuk Opsi Barrier Up and Out Put');

disp(MC_UaO_Put)

disp('=================================')

disp('METODE Binomial')

disp('=================================');

disp('=================================')

disp('METODE Binomial')

disp('=================================');

% menentukan nilai u, d, p

u = exp(V*sqrt(dt)); % faktor harga saham naik

d = 1/u; % faktor harga saham turun

p =(exp(r*dt)-d)/(u-d);

% %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

% perhitungan S(T) yaitu nilai harga saham pada saat jatuh tempo

S(1,1)=S0;

for i=2:N+1

for j=1:i

S(i,j)=S0*d^(j-1)*u^(i-j);

end

end

% menghitung payoff

for j=1:N+1

if S(N+1,j)>=B

payoff(N+1,j)=0;

else

payoff(N+1,j)=max(K-S(N+1,j),0);

end

end

for i=1:N

for j=1:N+1-i

if S(N+1-i,j)>=B

payoff(N+1-i,j)=0;

else

payoff(N+1-i,j)=exp(-r*dt)*(p*payoff(N+1-i+1,j)+(1-p)*payoff(N+1-i+1,j+1));

end

end

end

disp('nilai opsi Up and Out Put');

payoff(N+1-i,j)